Blog

Mocca Home Concert Review: Bertamu ke Rumah Untuk Mengenal Mocca Lebih Dekat

moccahomecrowdKONSER peluncuran CD Album milik band Mocca berjudul “Home” di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Jumat (9/1/2015) malam lalu bisa dibilang konser paling meriah di awal 2015. Ribuan penggemar mereka berjuluk Swinging Friends rela mengantri masuk dan berdesakan untuk menyaksikan band kesayangannya membawakan lagu-lagu terbaru mereka.

Para penonton yang hadir membawa rasa penasaran yang besar karena sejak beberapa bulan sebelumnya mereka telah dikompori sejumlah video teaser mengenai konsep menarik di konser kali ini. Konsep yang menggambarkan suasana rumah seperti judul albumnya itu sebenarnya sudah dibocorkan lewat konser rahasia atau Secret Show Mocca di Lawangwangi akhir 2014 lalu.

Konsep serupa namun dengan pengembangan yang lebih luas diterapkan pada konser “Home”. Konser mereka kali ini menggambarkan suasana rumah lengkap dengan wallpaper dan dekorasi bergaya vintage yang cukup identik seperti kemasan albumnya.

Berbeda dari Secret Show yang terkesan seperti menggambarkan suasana di ruang tamu, pada konser kali ini para penonton seperti di bawa masuk lebih dalam ke ruang tengah dan dapur rumah. Untuk menambah dramatis suasananya, para personel Mocca pun berdandan dengan pakaian gaya rumahan yang santai.

Dandanan yang tak biasa itu pun langsung mengundang histeria penonton saat para personel Mocca hadir di atas panggung dan langsung menyapa penonton lewat lagu “Good Morning Song”, dilanjutkan dengan “Telephone”. Dua pemain alat tiup baru bergabung setelahnya membawakan lagu-lagu terbaru Mocca.

Meski belum terdengar familiar bagi sebagian besar penonton di konser itu, kreasi musik yang ditampilkan Mocca mendapatkan apresiasi yang cukup meriah. Di setiap lagu baru itu, Arina pun kerap menceritakan isi juga inspirasi di balik lagu-lagunya.

Komposisi musik yang disajikan di konser kali ini pun dibuat lebih penuh lewat tambahan unsur suara biola yang dimainkan Achi dan Ilham. Sebanyak enam lagu yang termasuk dalam album “Home” yakni “Building Memories”, “Stars In Your Eyes”, “Last Piece”, “You’re The Man”, “Imaginary Girlfriend” dan “Somewhere In My Dreamland” dibawakan Mocca dkk.

Para penonton juga dikagetkan oleh kehadiran seekor anjing berjenis golden yang diumpamakan sebagai Zeus, peliharaan Arina yang menginspirasi pembuatan lagu berjudul “Buddy Zeus” di album sebelumnya. Tingkah polos sang anjing yang membuat Arina nyaris kewalahan membuat para penonton tertawa.

Setelah membawakan lagu lama lain berjudul “Life Keeps on Turning” dalam format akustik, rumah-rumahan Mocca pun kehadiran tamu istimewa, yakni Indra Kusumah. Gitaris band Bandung Inikami Orcheska itu pun diajak Arina berduet dalam lagu “Hanya Satu” dari album original soundtrack film “Untuk Rena” (2005).

Suasana sendu mewarnai permainan gitar bergaya finger style dari Indra di awal lagu tersebut, apresiasi penonton pun diungkapkan lewat tepukan tangan yang meriah saat ia memainkan nada tambahan di tengah lagu. Keberadaan Indra terus berlanjut mengiringi aktivitas Arina yang kedatangan tamu lain seperti drumer band Koil, Leon dan Risa Saraswati.

Siapa sangka, kedua musisi itu ternyata bukan berkolaborasi membawakan satu atau dua lagu bersama Mocca, melainkan beradu akting di dapur dan ruang tengah. “Kalian pasti nyangkanya saya bakal main drum bareng Mocca ya?,” kata Leon setelah agedan masak-masak dengan Arina.

Kepergian para tamu itu pun tergantikan oleh kedatangan para pemain musik dari band Mocca, namun kali ini mereka sudah berganti kostum dengan gaya yang lebih elegan seperti tampilan panggung mereka biasanya. Perubahan itu ternyata memberi efek besar terhadap apresiasi penontonnya.

Tensi acara meningkat saat lagu “Bandung” dibawakan setelah penayangan rekaman sambutan Wali Kota Ridwan Kamil. Komposisi musik yang dibangun lewat entakan drum yang powerful serentak dengan permainan alat musik lainnya berhasil membangkitkan semangat para penonton. Alhasil, para penonton pun ikut bernyanyi pada lagu yang diluncurkan saat ulang tahun ke-402 Kota Bandung.

Suasana penuh keceriaan itu semakin diturunkan pada dua lagu selanjutnya, “Bundle of Joy” dengan mengajak Aldin, putra dari drummer Indra Massad dan “Changing Fate”. Di lagu kedua itu, suara nyanyian Arina relatif bernada lebih rendah seakan mengesankan suasana yang gloomy. Begitu pun dengan suara Cil yang berkolaborasi pada pertengahan lagu.

Cil yang bermain sebagai vokalis di band The Triangle itu seakan menularkan suasana gelap dari jenis musik yang biasa dibawakan dengan bandnya, kepada Arina dkk. Irama musik yang sangat easy listening membuat para penonton tak kesulitan untuk segera menghafal lirik lagu dan ikut menyanyikannya bersama-sama.

Suasana sendu itu memuncak saat Mocca memainkan lagu berjudul sama seperti judul album mereka kali ini, “Home”. Suasana sendu pada lagu itu terjadi saat nyanyian Arina hanya diiringi permainan piano bersuara jernih dengan tambahan unsur dua suara biola, seakan bersaut-sautan dengan nyanyiannya.

Di sela-sela lagu itu, Arina juga mengungkapkan arti kata “Home” pada lagu dan albumnya kali ini. “Rumah sebenarnya bukan lah bangunan tempat kita pulang, tapi pelukan hangat dari orang-orang yang kita sayangi di tempat itu,” kata Arina. Penampilan Mocca pada sesi pertama pun akhirnya ditutup dengan lagu “Good Night Song”.

Pada awal sesi dua, suasana yang tersaji lebih cair, para pengisi acara pun tak merespon dekorasi lagi melainkan lebih fokus pada penampilan musik di atas panggung. Sesi tersebut dibuka oleh penampilan beberapa anggota Kelas Mocca yang membawakan salah satu lagu milik Mocca, “Do What You Wanna Do”.

Keceriaan terus berlangsung hingga akhir sesi tersebut lewat lagu-lagu lama yang dibawakan Mocca seperti “The Best Thing”, “You And Me Against The World” dan lainnya. Selain itu, mereka juga kembali berkolaborasi dengan Indra Kusumah pada lagu “My Only One”.

Bagi para penggemar di Bandung, konser tersebut adalah yang terakhir sebelum Arina kembali ke Amerika Serikat, 15 Januari 2015. Arina berjanji, ia akan kembali menyapa para Swinging Friends tanah air pada Maret 2015 mendatang. “Sampai jumpa Maret nanti ya,” kata Arina pada para Swinging Friends di belakang panggung seusai acara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.