Perhimpunan Pelajar Indonesia – United Kingdom – Dukung Mocca

Seorang tokoh di PPI-UK (Perhimpunan Pelajar Indonesia – United Kingdom) bernama Wisnu Tri menulis banyak mengenai perkembangan musik Indonesia di sebuah artikel berjudul “Dukung musik Indonesia!!!”.

Berikut ulasan beliau mengenai Mocca:
“Hal pertama yang mungkin terlintas dalam pikiran kita adalah, mereka mampu menjadi pop star di manca negara karena mereka mendapat dukungan dari record label yang memang telah dikenal secara Internasional. Tapi jangan salah, para insan musik Indonesia yang berkecimpung di indie label juga tidak kalah hebatnya. Mereka adalah para musisi yang memiliki idealitas yang tinggi dalam menyalurkan kreativitas mereka dengan menggabungkan melodi, harmoni, dan kata-kata. Contoh yang paling relevan adalah MOCCA. Band asal Bandung ini dinaungi oleh FFWD record, sebuah indie label yang pernah menangani band-band seperti: Homogenic dan Pure Saturday.

Walaupun dibawahi oleh indie label, band yang vokalisnya merupakan adik dari novelis Dewi Lestari, kini telah dikenal hingga ke negeri matahari (red. Jepang). Berita terakhir dari mereka, tahun lalu MOCCA berhasil menjadi pengisi acara di sebuah festival musik di Okinawa, dan baru-baru saja meyelesaikan tur mengunjungi Malaysia dan Singapura. Guna menjaring lebih banyak penggemar secara nasional dan internasional, selain menggunakan bahasa Inggris dalam lirik lagu-lagunya, MOCCA juga menggunakan medium internet guna mempromosikan bentuk lagu retro pop jazz yang tampaknya berhasil menarik banyak penggemar.

Di website mereka (www.mymocca.com) kita dapat mendownload podcast yang dibuat band ini, sebuah strategi marketing yang inovatif untuk sebuah band yang baru menelurkan 3 buah album. Untuk kedepan, seperti yang dilansir dari mymocca.com, di masa mendatang mereka juga akan membuat video podcast. Tentunya selain MOCCA masih ada juga grup band Indonesia lainnya yang telah berhasil menarik minat dari pendengar musik internasional, contoh: KOIL, Pure Saturday, Seringai, Teenage Death Star, The Adams, etc.”

*Penulis, Wisnu Tri, adalah Mahasiswa Mass Communication and Music and Media Management di London Metropolitan University.

One Comment

  1. You can certainly see your enthusiasm within the work you write.

    The world hopes for more passionate writers such as you who aren’t afraid to
    say how they believe. Always go after your heart.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *