Blog

Rehearsal Show, Moment terbentuknya Swinging Friends

“Bermula dari My Space. Riko yang aktif memantau media Mocca secara sengaja membuat pesan surel. “Terus, saya sebarin kalau kita mau buat Rehearsal Show. Sebutin nama, terus alasan kenapa kamu yang harus terpilih dan kalau ada nama fans klub dinamai apa,” tutur Riko sembari mengingat”.

rehearsal-show-mocca
Mocca Rehearsal Show, Studio Aru. 2007

Studio Aru menjadi saksi bisu Rehearsal Show Mocca pertama, di tanggal 27 Juli 2007 (Baca: http://mymocca.com/swingingfriends/nostalgia-studio-band-dalam-karir-mocca/). Tahun itu Mocca begitu sulit untuk menjajah panggung, tak seperti sekarang ini.

Prinsip Mocca waktu itu mendapatkan pendengar yang menyukai lagu-lagu mereka bukan personilnya. Tercapai. 12 orang sudah terpilih dan diperbolehkan membawa satu orang kerabat untuk menonton Mocca. Mbak Dyas a.k.a Nindyas – Finance Manager Mocca –  termasuk dalam daftar nama orang-orang yang terpilih. “Akhirnya terpilihlah jawaban-jawaban yang cerdas, diantaranya, Mbak Dyas. Mbak Dyas-lah yang ngisi Swinging Friends,” ujar Riko sembari tertawa bersama Dyas.

Kelompok kecil 12 orang itulah yang akhirnya menjadi wabah besar bagi Mocca. Setiap Mocca manggung, Riko selalu mengirimkan pesan surel lagi kepada mereka untuk mengajak menonton aksi Mocca. Sampai program Secret Show Mocca didaulat untuk lebih intim bersama fans-fans mereka. Secret Show pertama Mocca dilakukan di Sukajadi tahun 2004. Kemudian, Secret Show kedua dibuat sekaligus meresmikan Swinging Friends pada tanggal 31 Oktober 2007 yang bertepatan dengan hari ulang tahun Mocca.

Dan tepat beberapa hari yang lalu Swinging Friends mencapai 17 tahun lamanya. Bersama suka juga duka menyelimuti dunia Mocca. Rasa tak menyangka untuk Swinging Friends yang bisa sampai membuat Kelas Mocca dirasakan oleh Dyas. “Duh, anak-anak swinging friends teh beyond expectation bikin kaget dan terharu. Bisa sampe ada kelas moccanya dapet gigs sendiri. Semoga swinging friends semakin banyak beranak pinak dari anak-anak kecil sampe opa omanya dari semua kota senusantara dan sealam raya,” doa Dyas malam itu yang sedang bersantai.

kelasmoccafotobareng

Berbicara soal kelas Mocca. Momentum pembuatan ide ini adalah saat Mocca sedang vakum beberapa tahun lalu. Tak ada kegiatan , hanya rindu yang mendalam untuk bisa bernyanyi lagu Mocca hingga menonton gigs Mocca. Semua teman-teman Swinging Friends berkumpul di suatu taman, membawa alat musik sendiri. Akhirnya, belajar sembari bermain tercipta dengan mengaransemen lagu Mocca. Agung Kurniawan, Ketua Swinging Friends Bandung, menyampaikan rasa takjubnya saat kami wawancara via Line.

“Kelas Mocca jadi angin segar banget sih buat Swinging Friends. Udah 9 tahun sejak berdirinya masih pada kompak, masih bisa nyempetin bikin kegiatan meski dari awal pembentukan enggak ada struktur organisasi, tapi ternyata masih bisa menciptakan regenerasi,” cerita Agung disela-sela jam kerjanya.

Sabang hingga Merauke, Swinging Friends hadir memberikan keindahan, kesegaran, keramaian saat Mocca menaiki tiap panggungnya. Lio Kemit, ketua kelas Mocca Jakarta berharap sangat tulus untuk Swinging Friends. “Semoga semakin giat mendukung Mocca, makin kompak dan enggak cuma nonton karya Mocca tapi bisa ikut berkarya juga”, tutur Lio pria berkacamata ini.

Selamat ulang tahun, Teman-Teman yang Swing Banget.
Tetap jadi idola Mocca tapi jangan hanya idolai kami saja.
Buat kami sebagai inspirasi untuk berkarya, kalian.

Mocca

(Cynthia Novianti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.