Blog

Review, Mocca’s Secret Show 6

secretshow-done

“Namanya juga secret show, jadi harus spesial. Dalam show ini, Mocca akan membawakan lagu-lagu spesial yang jarang sekali dibawakan oleh Mocca pada show-show biasa.”– demikian ujar Arina semalam.

Dan benar saja, dalam pertunjukan musik rahasia yang berdurasi kurang lebih 120menit ini, Mocca membawakan berbagai judul lagu yang jarang bahkan ada yang tidak pernah dibawakan secara live. Beberapa lagu favorit saya dalam album My Diary, Colours dan mini album “Dear, Friends” dibawakan secara medley.

Lagu yang sejak lama saya rikues tapi tidak pernah dibawakan, malam tadi akhirnya dibawakan secara apik dan sempurna. Promises, lagu yang terdapat dalam mini album Mocca ini akhirnya dibawakan secara live. Menurut Arina, lagu ini tidak dibawakan sampai selesai saat sesi latihan, sehingga Ia mengaku sangat nervous untuk membawakan lagu yang proses pembuatan video klipnya dibantu oleh “Papermoon” Puppets dan aeworkx ini.

Lebih dari 30 lagu sukses dibawakan dengan sound yang sangat bagus (saya menyebutnya hmm agem, karena sangat bagus – dan saya tidak tahu istilah apa yang paling tepat untuk menggambarkan suara yang dihasilkan dari sound system dalam ruangan auditorium tersebut karena saking bagusnya). Suara Arina semalampun sangat clear dan indah dengan sedikit sentuhan efek-efek kecil dibeberapa bagian lagu.

Tidak seperti 5 secret show dan 1 secret gig sebelumnya yang selalu digelar di kota kelahiran Mocca, Bandung. Kali ini, Jakarta mendapat kehormatan untuk menjadi tempat dihelatnya secret show ke 6. Seperti secret show sebelum-sebelumnya yang mana tempat selalu dirahasiakan, tempat ini pun kemudian menjadi sangat rahasia bagi saya dan hampir saja membuat saya tersasar. Dengan bermodal tanya pada salah seorang panitia, akhirnya saya sampai juga di salah satu gedung di Jl. M.H. Thamrin No. 20 Jakarta Pusat pada pukul 18.30 tanpa tersasar. Hahaha!

Saat sampai, sekitar 100 orang Swinging Friends sudah berbaris mengantri untuk konfirmasi kehadiran dan mengambil merchandise pada panitia. Beberapa diantara mereka sudah hadir sejak pukul 17.00. Meski gate baru dibuka pada pukul 18.00, para Swinging Friends tidak merasa bosan untuk menunggu. Keriuhan dan keceriaan saya rasakan diberbagai sudut, perhelatan secret show seperti ini  semacam sarana bagi kami untuk reunian. Berjumpa dengan Swinging Friends yang sudah lama tidak berjumpa dan saling menanyakan kabar.

Pada pukul 18.30 (jika tidak salah), pintu auditorium Institut Française d’Indonésie (IFI) Jakarta dibuka. Kami berdiri mengantri dengan tertib, menempati bangku-bangku yang telah disediakan. Tampak sebuah tatanan panggung yang terpampang sangat sederhana namun sangat cantik. Indah. Euh, sangat indah pokoknya. Tidak banyak hiasan, hanya ada lampu besar menyala bertuliskan huruf M-o-c-c-A dengan design baru dan beberapa set alat musik dibawahnya.

Tak lama, sekitar 10menit kami didalam, terdengar suara manis beraksen kebarat-baratan menjelaskan peraturan show tadi malam. Salah satunya yang paling saya ingat adalah peraturan nomor 7, ” kami dilarang keras untuk mengabadikan segala momen yang terjadi, baik dalam bentuk audio maupun visual”.

Setelah semua peraturan selesai dibacakan, selang 5 menit, Riko keluar dengan gitarnya, intro ost. Oh, My God! “Listen to me” terdengar, diujung belakang kursi penonton Arina tampak sangat anggun dengan gaun berwarna putih tosca bersepatu merah melantunkan bait demi bait lagu tersebut sampai naik diatas panggung untuk kemudian bergabung dengan personel lainnya. Secret show yang mengangkat tema The Wizard Of Oz (film adaptasi novel karya Lyman Frank Baum & W.W Denslow 1990- yang dirilis di Amerika Serikat tahun 1939) ini, merupakan penanda kembalinya Arina Ephipania secara permanen di Indonesia setelah berpetualang (bolak-balik Indonesia – Amerika).

secretshow-poseArina yang berperan sebagai Dorothy Gale, Indra sebagai Tin Man, Toma sebagai Lion dan Riko sebagai Scarecrow, tampak sangat tidak berlebihan dengan aksesoris khas pemain The Wizard of Oz yang mereka kenakan.

Secret show ini berjalan sangat lancar, hingga sesuatu terjadi dipertengahan, saat seluruh personel break (kecuali Riko yang tetap berada diatas panggung beserta gitar akustiknya), kami dikejutkan dengan perempuan berparas cantik yang kini sedang digandrungi, sang indie darling, Danilla, muncul sebagai secret guest star semalam. Keriuhan terjadi diantara penonton. Riko dan Danilla kemudian berduet, membungkam keriuhan yang terjadi, dengan membawakan lagu ‘Berdistraksi’ milik Danilla. Setelah lagu selesai, seluruh personel kembali keatas panggung, bersiap untuk berduet kembali dengan formasi lengkap. Let me go menjadi lagu pilihan duet mereka. Suara rendah Danilla dan suara tinggi milik Arina terdengar sangat merdu ditelinga saya. Saya tertegun sebentar, menikmati pemandangan didepan sana, menyaksikan dua musisi favorit saya berkolaborasi. Ah! rasanya sangat senang.

Kesenangan-kesenangan itu berlangsung selama lebih dari 120menit, dengan lebih dari 30 lagu yang dibawakan. Show selesai, ditutup dengan lagu …Life keeps on turning (lagu penyemangat saya kala patah hati -dulu).

Saya teringat pada kata-kata seorang Leilani Hermiasih (Frau) yang pernah berkata begini saat banyak kamera mengabadikan pertunjukannya, “..karena memori kita adalah alat perekam momen terbaik”. Kata-kata Lani tersebut saya aminkan dengan peraturan nomor 7 diatas.

Semalam, keriuhan, keceriaan, canda tawa dan cantiknya pertunjukan telah saya rekam dalam ingatan saya. Kesenangan itu saya ikut bawa pulang ke Bandung, untuk kemudian saya ceritakan kepada suami saya sepanjang malam dan saya tuliskan disini. Semoga berhasil membuat iri teman-teman yang tidak menyaksikan secara langsung secret show semalam. Hahahaha!

Terima kasih sebesar-besarnya saya ucapkan kepada tim manajemen Mocca yang telah mempersiapkan pertunjukan tersebut khusus untuk kami. Terima kasih pula kepada sound team dan crew yang telah membuat suara-suara yang dihasilkan menjadi sangat bagus. Terima kasih banyak.

Sampai jumpa lagi, di Secret Show berikutnya.

2 Comments

Leave a Reply to iradewi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.