Sebelum Arina ke Amerika :)

Howdy,  Swingingfriends! ;)

masihkah bersedih karena menyadari bahwa teh arina tidak berada di Indonesia lagi hari ini?

sedih boleh, tapi jangan kelamaan ya..

hari ini saya akan meng-upload beberapa foto yang berhasil di dokumentasikan oleh para @swingingfriends yang kemarin berkesempatan mengantar teh @arinaephipania sampai bandara.

semoga mampu melipur lara kalian (jangan ngiri tapi ya hihihi!) :P

check these out!

salahsatu swingingfriends yang berkesempatan mengantar teteh di bandara, ini diaa, rohanii boniii sang admin unofficial hahaha! *how lucky u are, mate :( *

tiada lain dan tiada bukan, sang lejen “asep sukanda”, teman selama perjalanan teteh dari bandung menuju bandara di cengkareng pun ikut mengantar :D

dan ini adalah beberapa teman” dari swingingfriends jakarta bersama sang lejen dan teh arina beberapa saat sebelum boarding.

I’ll Be Back!

dan pada pukul 14.30 teteh berangkat dari Indonesia, kemudian transit di Taiwan untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Amerika .

sampai jumpa, teh arina. kami pasti akan sangat merindukanmu. *smooch*

sekian.

 

Dreams are the Seedlings of Reality

Jakarta, 30 Agustus 2012

Tepat di hari ini teh @arinaephipania kembali ke Long Beach, California, Amerika Serikat. Jauh dari Jakarta, jauh dari Bandung, jauh dr Indonesia.

Sedih sekali rasanya menerima kenyataan bahwa dua bulan adalah waktu yg sangat singkat untuk teteh tinggal di Indonesia, agak berlebihan memang jika saya harus mengakui bahwa saya menangis ketika mendengar suara teteh via telepon beberapa jam sebelum pesawatnya boarding. Hehehe!

Meski berbincang sebentar, mendoakan, dan mengungkapkan penyesalan bahwa saya tidak bisa mengantar kepulangannya sampai bandara saja, rasanya airmata saya sudah membanjiri meja kerja Hihihi oke lebay. Tapi mungkin di antara @swingingfriends yang lain merasakan hal “berlebihan” yang sama seperti yang saya rasakan siang ini. ;)

Teteh pulang ke Amerika, itu artinya MoccA vakum kembali.

Gak akan ada lagi berburu tiket konser, gak akan ada lagi perbincangan “mau pake baju apa ke konser nanti” di lapak, dan gak akan ada lagi modus-modus bertebaran untuk minta gebetan nemenin nonton MoccA.

Yaa setidaknya dalam jangka waktu yang tidak di tentukan, hal-hal tersebut tidak akan terjadi atau di perbincangkan. Hahaha!

Dua bulan itu cepet ya, mulai dari teh arina dateng di bulan juni, MoccA aktif kembali dan melakukan serangkaian show sana sini.

Mulai dari Makassar, Singapura, Bandung, Jakarta, lalu Bandung lagi hingga terakhir di Korea.

Selesai itu semua, hari ini, 30 Agustus 2012 teh Arina harus kembali lagi ke kehidupannya bersama suami tercinta di Amerika.

Mungkin bukan cuma saya dan teh Arina yang merasakan bahwa waktu begitu cepat berlalu, @swingingfriends yang juga yg lain mungkin begitu.

Tapi menghabiskan waktu singkat dalam dua bulan untuk nonton MoccA dan melakukan banyak hal bersama MoccA dan swingingfriends lainnya adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk saya.

Nonton MoccA live, menjadi bagian secret show (meski akhirnya jadi secretgig), dan bertemu dengan teh arina adalah mimpi terbesar saya selama 10tahun belakangan.

baiklah, sebut saya sebagai secret admirer nya teh arina MoccA selama 10 tahun.

Sejak tahun 2002 jatuh cinta pada MoccA dan teh arina khususnya, saya hanya bisa mengagumi dan memperhatikan secara diam-diam.

Mulai dari berburu album yang sangat sulit di temukan di tempat dahulu saya bersekolah, mencari informasi ttg mereka, membuka laman web official mocca, hingga menunggu dan ber-deg deg-an ria selama berjam-jam demi untuk melihat penampilan MoccA di trans 7 yang hanya muncul selama 11 menit (kalo tidak salah) :P

saya tidak tahu bagaimana caranya menjadi seorang swingingfriends yang baik dan benar, agar bisa lebih dekat dengan MoccA. Hehehe

selama itu, keinginan hanyalah impian, cuma bisa di pendam.

Saya tidak dapat berbuat apa-apa, karena banyak alasan.

Saya hanya berfikir, ini belum saatnya.

Dan saat tahun 2010 saya kembali ke Jakarta, saya merasa semakin dekat dengan mimpi saya untuk bertemu teh arina dan menjadi swingingfriends seutuhnya :D

Hingga kabar mocca vakum di tahun 2011 dan saya melewatkan last show di bulan Juli 2011 telah mengandaskan mimpi saya.

Saya kira, selamanya mimpi saya tidak akan terwujud. Hingga kesempatan ini datang, teteh berkunjung ke Indonesia, konser Dear Friends di adakan, saya datang ke #MoccaRadioShow bersama satu buket bunga yang saya bawa dr utara Jakarta hingga Selatan dengan menggunakan angkutan umum, demi untuk mengukuhkan bahwa benar saya adalah secret admirernya teh arina ;)

“my silly admirer.. how come you never send me bouquet of flowers?..”

lalu.. akhirnya saya berhasil menjadi bagian dari konser rahasia Mocca ! Yeay!

Dan juga, saya telah menjadi swingingfriends seutuhnya tanpa harus mengagumi teh arina maupun mocca secara diam-diam lagi. Yeay!

Ini dua bulan yang sangat menyenangkan bagi saya, semua hal yang saya mimpikan selama 10 tahun akhirnya terwujud dalam waktu dua bulan saja.

Adakah kalian yang memiliki cerita yang sama seperti saya? Memiliki mimpi yang menjadi kenyataan? Menyenangkan bukan?

Meski melalui semua prosesnya bukanlah suatu hal yang mudah untuk di lakukan, tapi percaya saja, bahwa saat mimpi itu menjadi nyata, kita akan merasa sangat puas untuk menikmati hasilnya.

Jadi, Jangan pernah berhenti untuk bermimpi dan menggunakan berbagai kesempatan yang Tuhan berikan untuk mewujudkan. :)

terima kasih Tuhan, terima kasih MoccA, terima kasih teh Arina, terima kasih keluarga baru saya, swingingfriends.

Sampai jumpa pada kesempatan berikutnya.

Keep swinging!

 

Nb : apa mimpi saya selanjutnya? | menjadi swingingfriends premium sepertinya, supaya bisa menerima broadcast sms dari presiden SF paling kece sedunia.

 

 

 

Mocca Feat. Agung Kurniawan

Wihiy…judul ini terdengar terlalu kontroversial dan mungkin memancing orang berkomentar “anjis..sombong” atau “aaa…aku envy kakaaa”. Tapi saya tetap ingin bercerita tentang ini, karena ini sebuah kebanggaan selama saya menggemari sebuah Band.

Percaya dengan cinta pada pandangan pertama? itulah yang saya rasakan terhadap band Mocca. Saya pertamakali nonton Mocca di Sabuga sekitar tahun 2002, saat itu saya datang karena kebetulan aja dapet freepass and sama sekali gak tau bakalan ada band apa aja yang maen. Yang saya inget waktu itu emang gak ada band terkenal yang maen (bahasa gaulnya: yang maen Indies semua). Ada The Milo, Rock n Roll Mafia (yang dulu saya kira beneran band Rock and Roll), Pemuda Harapan Bangsa, dll. Dan ada Mocca yang waktu itu tampil banyakan. Gak inget lagu apa aja yang dulu dibawain mereka, eh…2 lagu deh yang ngeh, waktu itu vokalis Mocca bilang “Ini lagunya Bjork” mungkin ‘Hyper-Ballad’ kali ya? yang jelas waktu itu Mocca masih punya pemaen perkusi dan pas lagu itu pemaen perkusinya mukul2in ‘kendi’ ya…kendi tempat air itu :) ). Trus lagu kedua yang diinget adalah ‘Me & My Boyfriend’, sebelum lagu ini vokalisnya bilang “lagu ini persiapannya memang lama” ~ sambil nyiapin beberapa buah mic untuk bagian choir lagu ini. Daaan…ternyata ‘Me & My Boyfriend’ ini pernah saya dengar beberapa kali di radio, saya kira lagunya band bule malah.

Sejak saat itu saya jadi cari tahu siapa itu Mocca, pas mereka rilis album saya beli CD bajakannya di kota kembang, karena waktu itu harga CD originalnya Rp 50000, cukup mahal untuk kantong mahasiswa. Namun akhirnya kebeli juga CD Originalnya, tapi beli buat dikasih ke ‘seseorang’ yang lagi ulang tahun. Oke SKIP….NEXT!

Yap! saat itu saya menjadi ‘moccaholic‘, ngulik gitar lagu-lagu Mocca. Bahkan temen satu himpunan mahasiswa saya racunin Mocca semua, walaupun gak berhasil…hehe. Sedihnya waktu itu kalo nonton gigs-nya Mocca biasanya gak temen, yang akhirnya bisa nemenin paling itu-itu aja, temen sejomblo dan setanah air . Lagian jarang banget tau jadwal gigs-nya Mocca, soalnya info2 manggungnya dulu biasanya cuman ditempel di distro2 semacam 347 atau ouval.

Dari situ mulai kepikiran untuk ikutan fansclubnya, tapi ternyata gak ada -___-. Jalan lain adalah kenalan sama personilnya, tapi karena malu akhirnya gak jadi juga. Cara yang paling ‘bombastis’ dulu saya pernah submit profil ke sebuah reality show yang acaranya mempertemukan fans dengan band idolanya. Gak cuma itu, fans juga diajak ngejam bareng dengan idolanya tersebut. Kalo gak salah dulu nama acaranya “Gue Anak Band” di TPI. Entah profil saya yang tidak meyakinkan atau Mocca yang kurang populer, sehingga gak pernah ada panggilan dari Reality Show tersebut, Padahal saya udah latihan terus lagu-lagunya Mocca…hehe udah ngarep.

Mocca Feat. Agung, Indiecoustic AstroTV (2008)

Kesempatan kenal dengan Mocca baru terwujud tahun 2007, saat itu fansclub Mocca sudah terbentuk dengan nama Swinging Friends. Dan kesempatan nge-Jam sama Mocca berhasil terwujud juga bulan April tahun 2008. Acara bersejarah (buat saya) itu bernama Indiecoustic, produksi Astro TV, dan di 2 lagunya Mocca ditantang untuk Jamming dengan seseorang. Saat itu Mocca memilih Glenn Freddly untuk Jamming di lagu ‘This Conversation’, dan memilih saya untuk Jamming di lagu ‘Friend’. Waktu itu saya maen gitar, mendebarkan sekali.

Yang kedua adalah saat Swinging Friends bikin acara buka puasa bersama, waktu itu ada juga sesi akustik dari Mocca. Pas Mocca mau bawain lagu ‘Let Me Go’ Arina menawarkan siapa yang mau jadi teman duetnya, spontan saya langsung maju ke depan dan menjadi teman duet Arina di lagu itu. Meski dalam suasana sangat santai dan agak bercanda tapi sebuah kebanggan untuk bisa berduet dengan Arina. Duet ‘Let Me Go’ hampir terjadi lagi ketika Mocca manggung di launching toko Lou Belle (@loubelleshop), tapi tidak jadi karena masalah teknis.

Mocca Feat. Agung, STT Telkom (2010)

Tahun 2010 saya kembali dapat kesempatan untuk ngeJam sama Mocca, waktu itu ternyata Riko sedang berhalangan, dan saya dipilih buat gantiin Riko. Walaupun bebannya gede tapi akhirnya saya terima juga tawarannya. Pas saya tanya “Berapa Lagu?” ternyata Mocca harus bawain 10 lagu. Di waktu latihan, yang paling kritis adalah Arina, sering sekali ketahuan maennya salah sama Arina, teteh detail banget soal Major atau Minor-nya. Selesai manggung 10 lagu waktu itu di acara STT Telkom, saya sama sekali tidak berani bertanya gimana hasilnya. Tapi kata pak manager sih ‘aman’ hehehe.

Mocca Feat. Agung, Dear Friends Concert (2012)

Terakhir, di Konser Mocca – Dear Friends Juni 2012 saya kembali naik panggung bareng Mocca, ceritanya Arina ngajak 2 orang penonton untuk berduet diatas panggung di lagu ‘Swing It Bob’, saya dan Hilmi (@myhilmi) adalah yang terpilih setelah menggantikan 2 orang penonton yang kabur sebelumnya (@asepsukanda & @diditdwi) hahaha.

Sayapun bernyanyi seadanya dan berdansa resah diatas panggung karena sudah ‘kagok edan‘, walaupun salah tingkah diatas panggung ya sudah teruskan saja. Walaupun cukup memalukan tapi saya sangat berterimakasih karena itu adalah sebuah kesempatan langka yang mungkin orang lain bahkan ada yang pengen :P (cieeee ada yang envy)Terimakasih MoccA atas kesempatan yang diberikan buat saya! Lain kali, kalo misalnya saya diajak duet lagi saya selalu siap kok, kan masih ada lagu ‘This Conversation’ yang belum pernah duet sama saya, atau ‘Let Me Go’ lagi juga gak apa-apa, atau barangkali mau ngajak rekaman? haha ngarep bangeeeet!

foto oleh: @wansky, @ekalovesmocca & @sisankut

Vincent Vega feat. Arina MoccA – Shane (Live Acoustic)

Penampilan akustik dari @vincentvegaband bersama @arinaephipania membawakan lagu “Shane”. Aaaaah…udah lama banget gak dengerin lagu ini. Manggung2 lagi dong kakak2 Vincent Vega!!

Yuk diliat2 profilnya Vincent Vega di website ini http://www.vincentvegatheband.net/

Shane

It’s a lousy room. in a lousy part of a lousy town
For a moment I wonder..
Do women defend themselves by attacking?
Just as they attack by strange and sudden
Surrenders..Its sentimental tacky trap..
We’re just a bunch of sad..Regret is such a waste of time
You make yourself to available
It never hurts to grease the wheels just a little..

You’re trying to tell my future
You’re looking on the wrong side
You were expecting to see someone you trusted and
met the enemy instead
Don’t go back Do not go back there