where’s MoccA? | #konserkhayalan

adalah sebuah film bertajuk ” nick & norah’s infinite playlist “ yang telah mengilhami saya untuk berkhayal menjadi salah satu grupis yang dengan bahagianya menonton sebuah konser band kesayangan dengan susah payah. tidak dengan membayar sekian lembar uang atau mencari free pass untuk masuk ke arena pertunjukan, tapi dengan  mencari kode-kode sepanjang malam hingga dini hari.

nick & norah adalah gambaran sepasang anak muda yang memiliki loyalitas tinggi terhadap band britpop kesayangan mereka, “where is fluffy?” .

mereka di pertemukan pada saat mencari letak konser tersembunyi band ini. mereka mencari sudut demi sudut kota New York. mengumpulkan petunjuk demi petunjuk yang di sebar di berbagai tempat. hingga akhirnya, hal yang mereka lakukan semalaman tidak sia-sia, mereka menemukan dimana where is fluffy menggelar pertunjukan tersembunyinya.

saya rasa, film ini sangat manis. di samping beberapa cerita tambahan di beberapa scene, saya tetap menyukai isi dari film ini.

film ini membawa saya untuk berkhayal datang ke sebuah konser mocca yg di gelar secara diam-diam, tanpa satu orangpun tahu dimana mereka akan menggelar pertunjukan (pihak moccanya dengan pengecualian) :p

dan belakangan saya baru tahu bahwa selama ini mocca telah beberapa kali menggelar konser tersembunyi (terkadang ini yang membuat saya merasa sangat payah sebagai swingingfriends :p ).

film nick & norah’s infinite playlist ini telah saya ketahui jauh sebelum saya mengetahui bahwasanya mocca pernah menggelar #secretshow . kemudian khayalan saya untuk datang ke sebuah konser tersembunyi mocca telah saya rancang sebelum konser #dearfriends di gelar tahun lalu. jauh sebelum saya kenal teh arina atau bertemu dengan personil lain-lainnya secara nyata. jauh sebelum saya bertemu dengan teman-teman sekalian.

lalu hingga kini, saya masih berkhayal menjadi salahsatu grupis (swingingfriends) yang datang ke sebuah konser dengan susah payah. mencari petunjuk demi petunjuk, menikmati setiap perjalanannya, menikmati setiap moment dan rasa deg-degan “kira-kira nyampe apa engga/kira-kira nyasar atau engga” hahaha.

saya rasa khayalan saya cukup sederhana, saya hanya ingin datang ke #secretshow mocca dengan usaha. saya hanya ingin berkumpul bersama teman-teman semuanya, swing a long sepanjang konser.

saya ingin secret show, bukan secret gig.

*eh emang apa ya bedanya secret show sama secret gig, sama-sama secret juga kan ya? :p* #abaikan

#MoccAnn1v3rsary Greetings From @SF_Jogja

Hai semua!!

Kami dari SF Jogja mengucapkan:

“Sugeng ambal warsa kagem Mocca”

Saya mau cerita tentang video ini….

Kalau teman-teman semua cermatin, ada 13 orang yang memberikan ucapan. Ini menunjukkan kalau Mocca ulang tahun yang ke 13..hihhi..Semoga doa-doa kami terkabul ya teman-teman..:D

Nah, saatnya cerita sedikit tentang temen-temen yang mau di shoot..:D..

Awalnya dan pertama kali temen kita yang direkam itu Mas Amink..janjian ketemu dia di Burjonan deket kampus dan mulai rekam..ada 4 kali “take” buat ngrekam Mas Amink,,setelah selesai ngrekam dia, datanglah Ayon langsung ditodong dan mau. Selanjutnya ngrekam Nutnut tapi pindah tempat tuh di Taman Jamur kampus. Selesai ngrekam Nutnut, handycam dibawa Pungki dan dia rekaman sendiri. Setelah itu kumpul bareng temen-temen SF Jogja di salah satu cafe di Jogja. Di sana kita rekaman bareng-bareng, ada Agha, Meta sama Andyan kalo si Ndahru rekaman sendiri di rumah soalnya dia malu. Setelah itu menculik Anin dan Ais setelah kelas Play Performance buat direkam. Setelah itu ketemu sama cewek cowok yang lagi berduaan yaitu Paskalis dan Shela. Selang sehari, ketemu sama Fani di aula tuh. Prosesnya sih ada seminggu lebih ngumpulin rekaman ini. Lalu proses selanjutnya ditangani oleh Mang Pres.

Ini cerita singkat dari Jogjakarta..:D

Dan inilah mereka :D

@alyxiasukmaadi @amink80 @ayonbayu @anindyachr
@aghagagas@andyanpratama @AmabilizOne @Shealova
@pungkiii_@fanimbemz @mei_nadia @Ndahru ada lagi paskalis :D

eh, iya terimakasih buat Dion, Ima dan Yos yang sudah direpotin handycam.nya :P

Dreams are the Seedlings of Reality

Jakarta, 30 Agustus 2012

Tepat di hari ini teh @arinaephipania kembali ke Long Beach, California, Amerika Serikat. Jauh dari Jakarta, jauh dari Bandung, jauh dr Indonesia.

Sedih sekali rasanya menerima kenyataan bahwa dua bulan adalah waktu yg sangat singkat untuk teteh tinggal di Indonesia, agak berlebihan memang jika saya harus mengakui bahwa saya menangis ketika mendengar suara teteh via telepon beberapa jam sebelum pesawatnya boarding. Hehehe!

Meski berbincang sebentar, mendoakan, dan mengungkapkan penyesalan bahwa saya tidak bisa mengantar kepulangannya sampai bandara saja, rasanya airmata saya sudah membanjiri meja kerja Hihihi oke lebay. Tapi mungkin di antara @swingingfriends yang lain merasakan hal “berlebihan” yang sama seperti yang saya rasakan siang ini. ;)

Teteh pulang ke Amerika, itu artinya MoccA vakum kembali.

Gak akan ada lagi berburu tiket konser, gak akan ada lagi perbincangan “mau pake baju apa ke konser nanti” di lapak, dan gak akan ada lagi modus-modus bertebaran untuk minta gebetan nemenin nonton MoccA.

Yaa setidaknya dalam jangka waktu yang tidak di tentukan, hal-hal tersebut tidak akan terjadi atau di perbincangkan. Hahaha!

Dua bulan itu cepet ya, mulai dari teh arina dateng di bulan juni, MoccA aktif kembali dan melakukan serangkaian show sana sini.

Mulai dari Makassar, Singapura, Bandung, Jakarta, lalu Bandung lagi hingga terakhir di Korea.

Selesai itu semua, hari ini, 30 Agustus 2012 teh Arina harus kembali lagi ke kehidupannya bersama suami tercinta di Amerika.

Mungkin bukan cuma saya dan teh Arina yang merasakan bahwa waktu begitu cepat berlalu, @swingingfriends yang juga yg lain mungkin begitu.

Tapi menghabiskan waktu singkat dalam dua bulan untuk nonton MoccA dan melakukan banyak hal bersama MoccA dan swingingfriends lainnya adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk saya.

Nonton MoccA live, menjadi bagian secret show (meski akhirnya jadi secretgig), dan bertemu dengan teh arina adalah mimpi terbesar saya selama 10tahun belakangan.

baiklah, sebut saya sebagai secret admirer nya teh arina MoccA selama 10 tahun.

Sejak tahun 2002 jatuh cinta pada MoccA dan teh arina khususnya, saya hanya bisa mengagumi dan memperhatikan secara diam-diam.

Mulai dari berburu album yang sangat sulit di temukan di tempat dahulu saya bersekolah, mencari informasi ttg mereka, membuka laman web official mocca, hingga menunggu dan ber-deg deg-an ria selama berjam-jam demi untuk melihat penampilan MoccA di trans 7 yang hanya muncul selama 11 menit (kalo tidak salah) :P

saya tidak tahu bagaimana caranya menjadi seorang swingingfriends yang baik dan benar, agar bisa lebih dekat dengan MoccA. Hehehe

selama itu, keinginan hanyalah impian, cuma bisa di pendam.

Saya tidak dapat berbuat apa-apa, karena banyak alasan.

Saya hanya berfikir, ini belum saatnya.

Dan saat tahun 2010 saya kembali ke Jakarta, saya merasa semakin dekat dengan mimpi saya untuk bertemu teh arina dan menjadi swingingfriends seutuhnya :D

Hingga kabar mocca vakum di tahun 2011 dan saya melewatkan last show di bulan Juli 2011 telah mengandaskan mimpi saya.

Saya kira, selamanya mimpi saya tidak akan terwujud. Hingga kesempatan ini datang, teteh berkunjung ke Indonesia, konser Dear Friends di adakan, saya datang ke #MoccaRadioShow bersama satu buket bunga yang saya bawa dr utara Jakarta hingga Selatan dengan menggunakan angkutan umum, demi untuk mengukuhkan bahwa benar saya adalah secret admirernya teh arina ;)

“my silly admirer.. how come you never send me bouquet of flowers?..”

lalu.. akhirnya saya berhasil menjadi bagian dari konser rahasia Mocca ! Yeay!

Dan juga, saya telah menjadi swingingfriends seutuhnya tanpa harus mengagumi teh arina maupun mocca secara diam-diam lagi. Yeay!

Ini dua bulan yang sangat menyenangkan bagi saya, semua hal yang saya mimpikan selama 10 tahun akhirnya terwujud dalam waktu dua bulan saja.

Adakah kalian yang memiliki cerita yang sama seperti saya? Memiliki mimpi yang menjadi kenyataan? Menyenangkan bukan?

Meski melalui semua prosesnya bukanlah suatu hal yang mudah untuk di lakukan, tapi percaya saja, bahwa saat mimpi itu menjadi nyata, kita akan merasa sangat puas untuk menikmati hasilnya.

Jadi, Jangan pernah berhenti untuk bermimpi dan menggunakan berbagai kesempatan yang Tuhan berikan untuk mewujudkan. :)

terima kasih Tuhan, terima kasih MoccA, terima kasih teh Arina, terima kasih keluarga baru saya, swingingfriends.

Sampai jumpa pada kesempatan berikutnya.

Keep swinging!

 

Nb : apa mimpi saya selanjutnya? | menjadi swingingfriends premium sepertinya, supaya bisa menerima broadcast sms dari presiden SF paling kece sedunia.

 

 

 

Imaginary Girlfriend….Ooooh ~ Aaaaah ~ Oooooh!

Tanggal 4 Agustus 2012 Mocca memperkenalkan lagu terbarunya di ‘Secret Gig Mocca’. Lagu ini berjudul “Imaginary Girlfriend”, jika dilihat sekilas dari judulnya sepetinya ini bukan dari sudut pandang Arina atau personil Mocca yang lainnya. Menurut saya lagu ini dibuat untuk salah seorang admin dari @SF_Jomblo :ngakaks

Menurut saya kemarin lagu ini dimainkan belum begitu rapi. Arina juga mengakui hal itu karena minimnya waktu latihan dan jamming, bahkan katanya Arina masih mencari lirik yang lebih ‘merenah’ untuk lagu ini. Tapi respon dari SwingingFriends ternyata bagus, banyak SF yang mengaku suka dangan lagu ini walaupun baru sekali dibawakan (eh….dua kali deh kemaren dibawainnya :malus ). Catchy banget sih…melodi dan liriknya langsung nempel di kepala sampe kebawa mimpi :matabelo:

Mudah-mudahan versi rekaman nanti bakal lebih ciamik aransemennya

thanks buat @iSwingingfriend yang sudah merekam videonya

Mocca Feat. Agung Kurniawan

Wihiy…judul ini terdengar terlalu kontroversial dan mungkin memancing orang berkomentar “anjis..sombong” atau “aaa…aku envy kakaaa”. Tapi saya tetap ingin bercerita tentang ini, karena ini sebuah kebanggaan selama saya menggemari sebuah Band.

Percaya dengan cinta pada pandangan pertama? itulah yang saya rasakan terhadap band Mocca. Saya pertamakali nonton Mocca di Sabuga sekitar tahun 2002, saat itu saya datang karena kebetulan aja dapet freepass and sama sekali gak tau bakalan ada band apa aja yang maen. Yang saya inget waktu itu emang gak ada band terkenal yang maen (bahasa gaulnya: yang maen Indies semua). Ada The Milo, Rock n Roll Mafia (yang dulu saya kira beneran band Rock and Roll), Pemuda Harapan Bangsa, dll. Dan ada Mocca yang waktu itu tampil banyakan. Gak inget lagu apa aja yang dulu dibawain mereka, eh…2 lagu deh yang ngeh, waktu itu vokalis Mocca bilang “Ini lagunya Bjork” mungkin ‘Hyper-Ballad’ kali ya? yang jelas waktu itu Mocca masih punya pemaen perkusi dan pas lagu itu pemaen perkusinya mukul2in ‘kendi’ ya…kendi tempat air itu :) ). Trus lagu kedua yang diinget adalah ‘Me & My Boyfriend’, sebelum lagu ini vokalisnya bilang “lagu ini persiapannya memang lama” ~ sambil nyiapin beberapa buah mic untuk bagian choir lagu ini. Daaan…ternyata ‘Me & My Boyfriend’ ini pernah saya dengar beberapa kali di radio, saya kira lagunya band bule malah.

Sejak saat itu saya jadi cari tahu siapa itu Mocca, pas mereka rilis album saya beli CD bajakannya di kota kembang, karena waktu itu harga CD originalnya Rp 50000, cukup mahal untuk kantong mahasiswa. Namun akhirnya kebeli juga CD Originalnya, tapi beli buat dikasih ke ‘seseorang’ yang lagi ulang tahun. Oke SKIP….NEXT!

Yap! saat itu saya menjadi ‘moccaholic‘, ngulik gitar lagu-lagu Mocca. Bahkan temen satu himpunan mahasiswa saya racunin Mocca semua, walaupun gak berhasil…hehe. Sedihnya waktu itu kalo nonton gigs-nya Mocca biasanya gak temen, yang akhirnya bisa nemenin paling itu-itu aja, temen sejomblo dan setanah air . Lagian jarang banget tau jadwal gigs-nya Mocca, soalnya info2 manggungnya dulu biasanya cuman ditempel di distro2 semacam 347 atau ouval.

Dari situ mulai kepikiran untuk ikutan fansclubnya, tapi ternyata gak ada -___-. Jalan lain adalah kenalan sama personilnya, tapi karena malu akhirnya gak jadi juga. Cara yang paling ‘bombastis’ dulu saya pernah submit profil ke sebuah reality show yang acaranya mempertemukan fans dengan band idolanya. Gak cuma itu, fans juga diajak ngejam bareng dengan idolanya tersebut. Kalo gak salah dulu nama acaranya “Gue Anak Band” di TPI. Entah profil saya yang tidak meyakinkan atau Mocca yang kurang populer, sehingga gak pernah ada panggilan dari Reality Show tersebut, Padahal saya udah latihan terus lagu-lagunya Mocca…hehe udah ngarep.

Mocca Feat. Agung, Indiecoustic AstroTV (2008)

Kesempatan kenal dengan Mocca baru terwujud tahun 2007, saat itu fansclub Mocca sudah terbentuk dengan nama Swinging Friends. Dan kesempatan nge-Jam sama Mocca berhasil terwujud juga bulan April tahun 2008. Acara bersejarah (buat saya) itu bernama Indiecoustic, produksi Astro TV, dan di 2 lagunya Mocca ditantang untuk Jamming dengan seseorang. Saat itu Mocca memilih Glenn Freddly untuk Jamming di lagu ‘This Conversation’, dan memilih saya untuk Jamming di lagu ‘Friend’. Waktu itu saya maen gitar, mendebarkan sekali.

Yang kedua adalah saat Swinging Friends bikin acara buka puasa bersama, waktu itu ada juga sesi akustik dari Mocca. Pas Mocca mau bawain lagu ‘Let Me Go’ Arina menawarkan siapa yang mau jadi teman duetnya, spontan saya langsung maju ke depan dan menjadi teman duet Arina di lagu itu. Meski dalam suasana sangat santai dan agak bercanda tapi sebuah kebanggan untuk bisa berduet dengan Arina. Duet ‘Let Me Go’ hampir terjadi lagi ketika Mocca manggung di launching toko Lou Belle (@loubelleshop), tapi tidak jadi karena masalah teknis.

Mocca Feat. Agung, STT Telkom (2010)

Tahun 2010 saya kembali dapat kesempatan untuk ngeJam sama Mocca, waktu itu ternyata Riko sedang berhalangan, dan saya dipilih buat gantiin Riko. Walaupun bebannya gede tapi akhirnya saya terima juga tawarannya. Pas saya tanya “Berapa Lagu?” ternyata Mocca harus bawain 10 lagu. Di waktu latihan, yang paling kritis adalah Arina, sering sekali ketahuan maennya salah sama Arina, teteh detail banget soal Major atau Minor-nya. Selesai manggung 10 lagu waktu itu di acara STT Telkom, saya sama sekali tidak berani bertanya gimana hasilnya. Tapi kata pak manager sih ‘aman’ hehehe.

Mocca Feat. Agung, Dear Friends Concert (2012)

Terakhir, di Konser Mocca – Dear Friends Juni 2012 saya kembali naik panggung bareng Mocca, ceritanya Arina ngajak 2 orang penonton untuk berduet diatas panggung di lagu ‘Swing It Bob’, saya dan Hilmi (@myhilmi) adalah yang terpilih setelah menggantikan 2 orang penonton yang kabur sebelumnya (@asepsukanda & @diditdwi) hahaha.

Sayapun bernyanyi seadanya dan berdansa resah diatas panggung karena sudah ‘kagok edan‘, walaupun salah tingkah diatas panggung ya sudah teruskan saja. Walaupun cukup memalukan tapi saya sangat berterimakasih karena itu adalah sebuah kesempatan langka yang mungkin orang lain bahkan ada yang pengen :P (cieeee ada yang envy)Terimakasih MoccA atas kesempatan yang diberikan buat saya! Lain kali, kalo misalnya saya diajak duet lagi saya selalu siap kok, kan masih ada lagu ‘This Conversation’ yang belum pernah duet sama saya, atau ‘Let Me Go’ lagi juga gak apa-apa, atau barangkali mau ngajak rekaman? haha ngarep bangeeeet!

foto oleh: @wansky, @ekalovesmocca & @sisankut