SwingingFriends Photowalk (Bandung, 23 Des 2012)

Mungkin diantara kalian ada yang masih belum ‘ngeuh‘ apa itu photowalk. Jadi begini…Photowalking adalah jalan-jalan sambil membawa kamera lalu mengambil foto obyek-obyek yang menarik di sepanjang rute perjalanan. Kamera yang digunakan boleh jenis dan merek apa saja, DSLR, Pocket, Lomo atau Kamera Ponsel.

Biasanya rute yang akan ditempuh itu sudah ditentukan sebelumnya. Untuk acara SwingingFriends Photowalk (#SFPhotowalk) ini, kita akan menempuh rute dangan latar/tema Bandung lama. Balai Kota Bandung (Jl. Wastukencana) dipilih menjadi checkpoint pertama, dari situ ‘rombongan’ bergerak menuju jalan Asia Afrika, Braga, dan nantinya akan kembali ke Balai Kota Bandung lagi.

Tidak hanya motret asal-asalan, untuk membuatnya lebih menantang, nanti bakalan ada games dan misi-misi yang harus kamu selesaikan. Bakalan ada hadiahnya juga lhooo.. ;)

Eh…ada beberapa tips nih buat #SFPhotowalk

  1. Be Comfortable: gunakanlah pakaian yg nyaman, yg sesuai dg cuaca, dan alas kaki yg enak dipake jalan jauh
  2. Reduce Your Profile: Permudah barang bwaan kamu, hindari barang yang menghabiskan tempat di tas kamu
  3. Bring Only the Absolute Essentials: Bawa barang yang bener-bener penting, misalnya batre cadangan (powerank) & memori cadangan, air minum.
  4. Be Confident Enough to Bring Only One Lens: Pede aja meski pake kamera 1 lensa / kamera pocket / lomo / handphone, yg terpenting kreatifitas kamu dalam mengambil momen
  5. Have Fun!

Ayo Friends…pasti seru kalau kamu ikutan! The More The Merrier!

Kamu bisa daftar via SMS / Whatsapp ke 083829298864 (@agungrawks) atau 083820808859 (@ilham_bee)

Ada satu lagi nih yang spesial…kamu bisa punya T-Shirt ini secara cuma-cuma


Syaratnya kamu cuma tinggal setorin kaos polos kamu ke kita, nanti kita sablonin GRATIS!!

Penyerahan kaos polos paling lambat hari Minggu 16 Desember 2012, hari itu kita bakal buka lapak di Car Free Day Dago…so jangan sampai ketinggalan info ya! Info lengkap bisa liat timeline @SF_BDG dan @swingingfriends

Mocca Feat. Agung Kurniawan

Wihiy…judul ini terdengar terlalu kontroversial dan mungkin memancing orang berkomentar “anjis..sombong” atau “aaa…aku envy kakaaa”. Tapi saya tetap ingin bercerita tentang ini, karena ini sebuah kebanggaan selama saya menggemari sebuah Band.

Percaya dengan cinta pada pandangan pertama? itulah yang saya rasakan terhadap band Mocca. Saya pertamakali nonton Mocca di Sabuga sekitar tahun 2002, saat itu saya datang karena kebetulan aja dapet freepass and sama sekali gak tau bakalan ada band apa aja yang maen. Yang saya inget waktu itu emang gak ada band terkenal yang maen (bahasa gaulnya: yang maen Indies semua). Ada The Milo, Rock n Roll Mafia (yang dulu saya kira beneran band Rock and Roll), Pemuda Harapan Bangsa, dll. Dan ada Mocca yang waktu itu tampil banyakan. Gak inget lagu apa aja yang dulu dibawain mereka, eh…2 lagu deh yang ngeh, waktu itu vokalis Mocca bilang “Ini lagunya Bjork” mungkin ‘Hyper-Ballad’ kali ya? yang jelas waktu itu Mocca masih punya pemaen perkusi dan pas lagu itu pemaen perkusinya mukul2in ‘kendi’ ya…kendi tempat air itu :) ). Trus lagu kedua yang diinget adalah ‘Me & My Boyfriend’, sebelum lagu ini vokalisnya bilang “lagu ini persiapannya memang lama” ~ sambil nyiapin beberapa buah mic untuk bagian choir lagu ini. Daaan…ternyata ‘Me & My Boyfriend’ ini pernah saya dengar beberapa kali di radio, saya kira lagunya band bule malah.

Sejak saat itu saya jadi cari tahu siapa itu Mocca, pas mereka rilis album saya beli CD bajakannya di kota kembang, karena waktu itu harga CD originalnya Rp 50000, cukup mahal untuk kantong mahasiswa. Namun akhirnya kebeli juga CD Originalnya, tapi beli buat dikasih ke ‘seseorang’ yang lagi ulang tahun. Oke SKIP….NEXT!

Yap! saat itu saya menjadi ‘moccaholic‘, ngulik gitar lagu-lagu Mocca. Bahkan temen satu himpunan mahasiswa saya racunin Mocca semua, walaupun gak berhasil…hehe. Sedihnya waktu itu kalo nonton gigs-nya Mocca biasanya gak temen, yang akhirnya bisa nemenin paling itu-itu aja, temen sejomblo dan setanah air . Lagian jarang banget tau jadwal gigs-nya Mocca, soalnya info2 manggungnya dulu biasanya cuman ditempel di distro2 semacam 347 atau ouval.

Dari situ mulai kepikiran untuk ikutan fansclubnya, tapi ternyata gak ada -___-. Jalan lain adalah kenalan sama personilnya, tapi karena malu akhirnya gak jadi juga. Cara yang paling ‘bombastis’ dulu saya pernah submit profil ke sebuah reality show yang acaranya mempertemukan fans dengan band idolanya. Gak cuma itu, fans juga diajak ngejam bareng dengan idolanya tersebut. Kalo gak salah dulu nama acaranya “Gue Anak Band” di TPI. Entah profil saya yang tidak meyakinkan atau Mocca yang kurang populer, sehingga gak pernah ada panggilan dari Reality Show tersebut, Padahal saya udah latihan terus lagu-lagunya Mocca…hehe udah ngarep.

Mocca Feat. Agung, Indiecoustic AstroTV (2008)

Kesempatan kenal dengan Mocca baru terwujud tahun 2007, saat itu fansclub Mocca sudah terbentuk dengan nama Swinging Friends. Dan kesempatan nge-Jam sama Mocca berhasil terwujud juga bulan April tahun 2008. Acara bersejarah (buat saya) itu bernama Indiecoustic, produksi Astro TV, dan di 2 lagunya Mocca ditantang untuk Jamming dengan seseorang. Saat itu Mocca memilih Glenn Freddly untuk Jamming di lagu ‘This Conversation’, dan memilih saya untuk Jamming di lagu ‘Friend’. Waktu itu saya maen gitar, mendebarkan sekali.

Yang kedua adalah saat Swinging Friends bikin acara buka puasa bersama, waktu itu ada juga sesi akustik dari Mocca. Pas Mocca mau bawain lagu ‘Let Me Go’ Arina menawarkan siapa yang mau jadi teman duetnya, spontan saya langsung maju ke depan dan menjadi teman duet Arina di lagu itu. Meski dalam suasana sangat santai dan agak bercanda tapi sebuah kebanggan untuk bisa berduet dengan Arina. Duet ‘Let Me Go’ hampir terjadi lagi ketika Mocca manggung di launching toko Lou Belle (@loubelleshop), tapi tidak jadi karena masalah teknis.

Mocca Feat. Agung, STT Telkom (2010)

Tahun 2010 saya kembali dapat kesempatan untuk ngeJam sama Mocca, waktu itu ternyata Riko sedang berhalangan, dan saya dipilih buat gantiin Riko. Walaupun bebannya gede tapi akhirnya saya terima juga tawarannya. Pas saya tanya “Berapa Lagu?” ternyata Mocca harus bawain 10 lagu. Di waktu latihan, yang paling kritis adalah Arina, sering sekali ketahuan maennya salah sama Arina, teteh detail banget soal Major atau Minor-nya. Selesai manggung 10 lagu waktu itu di acara STT Telkom, saya sama sekali tidak berani bertanya gimana hasilnya. Tapi kata pak manager sih ‘aman’ hehehe.

Mocca Feat. Agung, Dear Friends Concert (2012)

Terakhir, di Konser Mocca – Dear Friends Juni 2012 saya kembali naik panggung bareng Mocca, ceritanya Arina ngajak 2 orang penonton untuk berduet diatas panggung di lagu ‘Swing It Bob’, saya dan Hilmi (@myhilmi) adalah yang terpilih setelah menggantikan 2 orang penonton yang kabur sebelumnya (@asepsukanda & @diditdwi) hahaha.

Sayapun bernyanyi seadanya dan berdansa resah diatas panggung karena sudah ‘kagok edan‘, walaupun salah tingkah diatas panggung ya sudah teruskan saja. Walaupun cukup memalukan tapi saya sangat berterimakasih karena itu adalah sebuah kesempatan langka yang mungkin orang lain bahkan ada yang pengen :P (cieeee ada yang envy)Terimakasih MoccA atas kesempatan yang diberikan buat saya! Lain kali, kalo misalnya saya diajak duet lagi saya selalu siap kok, kan masih ada lagu ‘This Conversation’ yang belum pernah duet sama saya, atau ‘Let Me Go’ lagi juga gak apa-apa, atau barangkali mau ngajak rekaman? haha ngarep bangeeeet!

foto oleh: @wansky, @ekalovesmocca & @sisankut

Curhatan ‘Calo’ Tiket Konser Mocca

Sejak kepulangan Arina ke Indonesia memang sudah ada wacana Mocca akan manggung di beberapa tempat, Makassar, Singapura dan puncaknya adalah Konser Tunggal di kota kelahiran Mocca yaitu Bandung.

Sejak awal bulan, venue untuk Makassar dan Singapura sudah diumumkan terlebih dahulu. Untuk di Makassar, Mocca main di @woodsygab dan di Singapura Mocca main di festival @baybeats. Nah…konser di Bandung ini yang lumayan bikin ‘aral’! pasalnya sudah hari H-15 belum ada sama sekali keterangan yang jelas. Saya sih sejujurnya beberapa kali sempat dapat bocoran dari Mas Wawan (@wansky) sejak akhir Mei. Bocoran pertama soal venue, antara AACC / New Mayestik, Sabuga atau Dago Tea House. Yang kedua soal tiket, yang ini bikin saya agak kaget juga, karena katanya perkiraan tiketnya sekitar 150 ribu – 200 ribu rupiah. WOW..cukup mahal, walaupun belum semahal tiket Mocca’s Last Show tahun lalu.

Mahalnya perkiraan harga tiket membuat saya berinisiatif untuk ‘membocorkan’ informasi yang saya tahu di linimasa pribadi (@agungrawks) atau di @swingingfriends. Tapi karena takut salah, biasanya kata2nya seperti ini: “Ayo nabung goceng (Rp 5000) sehari buat beli tiket Konser Mocca”. Bahkan di chatroom (GTalk) swingingfriends saya bocorin habis-habisan semua informasinya…hahaha. Maksudnya sih biar yang bener2 niat nonton nanti bisa nabung dulu, atau yang dari luar kota mau dateng bisa mempersiapkan segala sesuatunya.

Dan akhirnya hari minggu tanggal 17 Juni (H-14) diumumkanlah segala sesuatu mengenai Konser di Bandung ini. Venue-nya di Dago Tea House dan harga tiketnya Rp 100.000 (woohoo…harga tiketnya ternyata lebih murah dari perkiraan). Langsung deh saya umumkan di Twitter, Facebook, GTalk dan Broadcast SMS ke anggota SwingingFriends Premium. Ada 3 ticket box yang akan menjual sekitar 700 lembar tiket Konser Mocca ini, Online di Facebook Mocca, Fast Forward (FFWD) dan Omuniuum. Tapi ternyata sebelum Ticket Box tersebut dibuka, SwingingFriends di tiap kota yang diwakili oleh tiap koordinatornya mendapat privilege untuk jualan duluan. Menurut admin @SF_JKT, di hari pertama saja penjualan tiket untuk SF Jakarta hampir menembus angka 100. Di Bandung kita (@SF_BDG) membuka ‘lapak’ mulai jam 18.30 sampai jam 21.00 di #mondaygath dan berhasil menjual 40-an tiket dan besoknya angka penjualan tiket oleh @SF_BDG sudah hampir 2 kali lipatnya. Di hari kedua penjualan saya dapet telepon dari Mas Wawan (@wansky),

Gung…stop di dalapan puluh weh nya jualanna, rek ngetake jang invitation jeung media euy” (artiin sendiri :P ).

Okelah kalo begitu, lagian kan di Bandung udah ada FFWD sama Omuniuum sebagai Ticket Box resmi.

Dibalik fantastisnya angka penjualan tiket Konser Mocca ini ada juga sisi ‘drama’-nya. Sangat disayangkan beberapa teman dekat tidak beli tiket dengan alasan akhir bulan dan tidak ada budget untuk tiket, padahal gerakan menabung sudah saya sarankan sejak awal bulan…hehehe. Atau cerita admin @SF_JKT yang belum beli tiket buat dirinya sendiri dan masih ragu-ragu apakah hari H nanti sempat datang atau tidak dikarenakan di hari yang sama ada acara penting yang tidak bisa ditinggalkan. Ada lagi cerita dari admin @SF_Jogja yang sempat diragukan oleh pembeli tiket disana mengenai keaslian tiketnya. Dan yang paling banyak adalah yang terlambat beli dan kehabisan tiket, karena dalam waktu lima hari saja Tiket sudah terjual habis. SOLD OUT cuy!!

SMS, DM dan PM dengan berbagai alasan masuk ke saya tiap harinya menanyakan ketersediaan Tiket Konser Mocca:

“Saya mau nembak kecengan saya di Konser Mocca, tiket masih ada gak?”

“Adik saya pramugari, kebetulan akhir bulan landing di Indonesia pengen nonton Mocca, tiket masih ada?”

“Mang tiket aya keneh? karunya budak ceurik hayangeun nongton Mocca”

“Kang tiketnya mau satu lagi dong, pacar saya manyun nih kalau dia gak diajak”

“a tiket masih ada? sebel sama si _anu_ kemaren beli buat sendiri aja, sekarang aku jadi marahan nih sama si _anu_

“kak tiket masih ada? aku kemaren beli tapi aku kasih temen aku, soalnya aku udah janji…akunya malah gak dapet”

“mas masih ada tiket gak? gapapa harganya lebih mahal juga”

“kak mau tiketnya dong pliiis, aku SF gagal dong kalo gak nonton konsernya Mocca tanggal 30″

“Om aku rela diapain aja asal dapet tiket” <— ahahaaha…oke…yang ini boongan yah! CATET!  :ngakaks

Nah itulah beberapa pesan singkat yang saya terima mengenai susahnya buat dapet tiket Konser Mocca. Sedikit klarifikasi, setiap informasi tentang acara Mocca biasanya hanya diupdate melalui akun jejaring sosial saja, bukan dengan maksud untuk sok ekslusif, hanya saja biasanya tempat atau tiket yang tersedia memang sangat terbatas dan lumayan menghemat biaya promosi…hehehe. Untuk itu para SwingingFriends dituntut harus lebih kepo dan diharapkan lebih sering bertanya pada akun2 jejaring terkait. ada @swingingfriends @SF_BDG @SF_JKT @SF_Jogja @SFMalangID @Swinging_Mks dll.

Oiya satu lagi…menurut saya menonton acara Mocca dengan harga tiket yang mahal adalah bukan sebagai ajang pembuktian bahwa kamu adalah Swinging Friends sejati. Masih ada kan bentuk apresiasi positif terhadap karya Mocca selain memborong CD dan Merchandise Mocca? apa coba?  :beer:

Swing With MOCCA, 5 Mei 2012

Sebuah film pendek dari Kacang Ijo Production yang berjudul “Swing With Mocca”. Akan hadir pula teman2 dari SwingingFriends Bandung ( @swingingfriends, @SF_BDG ) dan dari Tourism Movie sebagai pembicara di acara ini

Buat temen2 yang mau nonton silakan dateng langsung ke Ngopi Doeloe Jl. Purnawarman 23-24 Bandung lt. 2 hari Sabtu 5 Mei 2012 pukul 18.30. GRATIS!!!

Acara ini persembahan dari @TourismMovie yang didukung oleh Ngopi Doeloe, @Gigsplay, @MusicBandung dan @gigsbandung.

Di acara ini akan ada juga ticket box untuk acara pemutaran Film Dokumenter Mocca “Life Keeps on Turning” tanggal 11 Mei 2012

Bermain Bersama Kembali…

Hari yang cerah dan membuat suasana hati pasti riang. Setiap pagi, kami Swinging Friends Bandung (@SF_BDG) selalu ramai menyapa di pagi hari di Gtalk yang biasa kami sebut lapak. Walau hanya sekedar mengucapkan selamat pagi dan menanyakan kabar saja itu selalu kami lakukan plus tak pernah bosan. Tapi hari ini lain, saat membuka Gtalk ternyata ada ajakan untuk melakukan kegiatan yang memang sudah lama Swinging friends Bandung idamkan, mmhhh apa ya? Penasaran ga nih?

narsis depan panti hahhaha *menuwajib*

Biasanya kegiatan kami selain ngegosip hanya nonton bareng Mocca. Oleh karena itu kita mencari kegiatan lain selain kegiatan yang selalu dilakukan oleh SF Bandung semenjak Mocca vakum yaitu Monday Gath.

Kegiatan ini adalah tengterengtengteng … Swinging Friends Goes to Panti Asuhan. Panti asuhan yang kami tuju adalah Panti Asuhan Bayi Sehat di kawasan Purnawarman Bandung. Awal acara ini adalah atas ajakan Swinging Friends Qoi yang mengajak Nia. Qoi pun tak lupa mengajak pasukan Swinging Friends bandung yang lain lewat twitter maupun lewat jalur pribadi (mmhhh sms ataupun BBM maksudnya).

Setelah semua rombongan Swinging Friends Bandung diajak hanya segelintir saja yang bisa. Hanya Qoi, Nia, David, Iwuth dan Ilham ohh yaa Qoi mengajak temannya juga namanya Kresna. oohh lupa…Agung juga datang pas udah mau bubar. Sekian dulu prolognya lanjut ke ceritanya ahhh .

Berikut cerita selengkapnya. Continue reading »

SF Kuliner: Baso Lotus Kircon

Yeay!! @SF_BDG dan @SF_JKT akan berkunjung ke Yogya guna menghadiri pemutaran perdana Film Dokumenter Mocca yang berjudul “Life Keeps on Turning”. Tentu segala sesuatunya harus disiapkan lebih awal termasuk booking tiket venue dan tiket kereta.

Sabtu sore (10/12), saya (@agungrawks) dan @asepsukanda pergi ke Stasion Kiara Condong beli tiket kereta buat rombongan kita nanti, setelah itu sambil menunggu hujan reda kita isi perut dulu. Ketemu deh tukang baso yang kebetulan gak jauh dari sana, judulnya “Baso Lotus”. Biar tampilan kita maskulin tapi doyan ngebaso juga loooh :mahos. FYI Baso Lotus ini kayaknya franchise sih, soalnya cabangnya udah lumayan banyak di Bandung.

Oke langsung ke review kulinernya eaaa! Yang kita pesen adalah Mie Baso Urat Tulang Sapi & Bihun Baso Urat Tulang Sapi. Seporsinya Rp. 11000, isinya mie & sayuran, 1 baso urat besar, 3 baso halus kecil dan 2 potong tulang (iga?) yang dagingnya masih tebel :matabelo:

Rasa kuah originalnya udah lumayan oke, gurih dan kerasa banget rasa kaldunya, tapi biar lebih mantep kita tambahin lagi kecap + saos + sambel dan cuka biar manis-asem-pedes (selera tante2 banget dah :mahos). Basonya juga enak, yang paling bingung adalah gimana caranya makan tulangnya? di robek pake sendok gabisa, gak dimakan sayang juga. Akhirnya dengan menyingkirkan gengsi dan malu, tulangya dicomot pake tangan terus digerogotin  :dp

Overall, rasa dan harga sebanding lah…gak ngecewain, tapi buat kamu yang gengsian dan jijian mending jangan pesen yang ada tulangnya :ngakaks

Dan apa tanggapan mang @asepsukanda tentang kuliner kemaren?

:maho :maho :maho :maho

Sunday Afternoon Gathering

Howdy swinging friends

Perkenalan dulu kayaknya lebih enak ya. Saya iwuth dan saya SF Bandung. Saya ingin menoreh sedikit cerita tentang pertemuan atau gathering tadi. Biasanya SF Bandung memiliki jadwal tetap untuk Gathering atau lebih dikenal dengan “MondayGath”. Hanya MondayGath minggu ini di tiadakan karena sepi peminat hihihi, semua personel pada ga bisa hadir. Kalau di pikir personel Mondaygath itu ga jauh dari presiden SF Agung, Ilham, Nia, Sang Legend (Asep Sukanda), Upay, Miemie, Fharis, Verdi, Young dan saya.

MMmmmmHHH, pada kemana ya kawanan SF Bandung yang kalau ada gigs Mocca selalu hadir ya? Kan diadakannya MondayGath juga buat mempererat tali silahturahmi SF juga plus mengenal lebih jauh(maksudnya lebih kenal dekat). Kalo ada yang cari jodoh, cari kerjaan atau cari yang lainya. Nah karena hari senin kemarin di batalin mondaygath karena sepi peminat jadi dipindahkan hari minggu plus katanya ada yang mengusulkan ide buat karaoke. Berdasarkan rencana (di perjelas RENCANA) hari ini kita mau pada karaoke. Tapi engga tau gimana nih. Tiba-tiba dapet sms dari mamang presiden kalau kumpul di Madtari jam setengah 4 sore. Sms dari mamang presiden

Mang presiden: Sob…ngumpul yuk sore ini di kafe madtari dago jam stgh 4an yah. Bisa/nggaknya confirm okaaaay..  *sugan moal hujan* Langsung aja di jawab.

Me: Mun teu hujan. Insyaallah dtg y mang.

Sempat bertanya-tanya juga nih. Katanya mau pada karaoke tapi kok malah kumpul di madtari tapi biarlah yang penting kumpul saja. Ternyata oh ternyata, kawasan rumah saya turun hujan dan harus mengurungkan niat pergi berkumpul. Padahal udah kepengen banget. Soalnya udah lama absen dari acara mondaygath juga hihihi. Akhirnya saya sempat chat sama mamang presiden untuk membatakannya. Sempat sedih sih , tapi tetap berdoa agar hujan reda. Yihaaaaa, doa saya terkabul dan hujan reda. Langsung capcus ke kawasan Dago. Tapi saya seperti linglung sudah lama tak keluar rumah karena harus mengerjakan tugas yang banyak *pencitraan*. Saya nyasar sodara-sodara. Saya malah turun di perempatan dago cikapayang bukan turun di taman flexi ().Langsung menelepon Nia yang ternyata sudah berada di venue.

Akhirnya saya berjalan dari tempat saya nyasar ke venue café Madtari (abis ga jauh juga dan lumayan olah raga sore hari). Di sana sudah ada Ilham, mang Legend Asep Sukanda, Mamang presiden, Nia dan David. Alhamdulilah akhirnya berkumpul walau banyak yang tidak bisa hadir. Pertemuan tadi banyak di isi oleh canda tawa kita, bergunjing SF (klo mau lihat gunjingan kita biasanya suka pake hastag #bergunjingSF dan perlu di ingat ini Cuma becandaan aja sekedar untuk mencairkan suasana biar tidak terlalu kaku), mengomentari para pelayan di sana (kata mamang presiden ada yang kaya bintang FTV) dan mengobrol tentang kosan plus tissue basahnya(pasti pada penasaran tentang cerita kosan dan tissue basah tanya sama mamang presiden aja ya atau sama ilham) *kaboooor*.

Maap nih ga ada hasil poto-poto nih. Abis kumpul-kumpul kali ini pada di habiskan dengan obrolan yang bikin ketawa ngakak. Setelah itu kita bubar pulang ke rumah masing-masing. Tapi ga tau juga kali ada di antara Nia, Ilham , mamang presiden, David atau Mang Legend Asep ada yang nyangkut di kosan mana gitu (hihihii). Sampai jumpa di cerita selanjutnya .